Berapa Harga Pembuatan Sebuah Jingle?

Saat ini, hampir sebagian besar iklan produk yang ditayangkan di televisi maupun radio memiliki sebuah pengiring musik berupa jingle. Bahkan, tidak hanya iklan produk, beberapa iklan politik dan iklan masyarakat memiliki musik pengiring.

Musik pengiring menambahkan kesan tersendiri pada iklan yang di tayangkan. Pendengar menjadi lebih familiar terhadap produk tersebut. Sehingga, banyak pemasang iklan berlomba-lomba membuat iklan dengan jingle yang menarik.

Musik jingle sendiri, sebagian besar dibuat oleh production house. Namun, tidak hanya production house, beberapa studio rekaman musik dapat melayani pembuatan jingle seperti Waiwai Studio yang berlokasi di Jogja.

Dalam pembuatan jingle, seperti dilansir dari berbagai media, terdapat beberapa informasi yang diperlukan seperti panjang lirik dan jenis musik, proses recording (Studio Sewa/Milik Sendiri), dan Audio-Engineering (Editing, Mixing, dan Mastering). Setelah informasi tersebut terkumpul, para pembuat jingle dapat menentukan tarif pembuatan jingle. Untuk lebih lengkapnya, berikut tim bikinjingle.com memberikan penjelasannya.

1. Panjang Lirik dan Jenis Musik


Pembuatan sebuah jingle tentu saja tidak terlepas dari durasi yang diinginkan. Durasi bergantung terhadap banyaknya instument yang digunakan, panjang lagu dan panjang lirik. Semakin panjang lirik dan musik, tentu saja akan meningkatkan biaya pembuatan jingle itu sendiri. Selain panjang, tarif pembuatan jingle juga bergantung pada ketersediaan lirik. Jika klien telah memiliki lirik sendiri dan hanya membutuhkan musik pengiring, maka biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Berbeda dengan proses pembuatan jingle secara keseluruhan yang mencakup pembuatan lirik. Biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar dibandingkan hanya jingle pengiring saja.

2. Proses Recording, Sewa/Milik Sendiri


Dalam proses produksi jingle, ketersediaan instrument juga menjadi perhatian. Jika klien menginginkan sebuah lagu yang komplek dengan banyak instrument, tentu saja, akan menambah biaya produksi. Belum termasuk penggunaan studio. Jika klien memiliki studio rekaman sendiri akan mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan.

3. Audio-Engineering (Editing, Mixing, Mastering)


Faktor ketiga yang menentukan biaya produksi jingle adalah Audio-Engineering. Jika sebuah jingle memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, maka seorang pembuat jingle harus memiliki skill yang spesifik. Selain mampu membuat lagu yang pas, musisi pembuat jingle harus mampu menyesuaikan dengan video jingle yang ada. Sehingga jingle yang dihasilkan sesuai dengan keinginan klien

Itulah beberapa faktor yang berpengaruh terhadap biaya produksi jingle. Jika Anda tertarik dalam pembuatan jingle guna kebutuhan Iklan, Perusahaan, Organisasi, Partai Politik, dll silahkan menghubungi tim bikinjingle.com, karena kami adalah pembuat Jingle, Hymne, dan Mars terbaik untuk Anda. Selamat membaca!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainya

Mars Organisasi yang Mudah Dihafal: Rahasia di Balik Lagu yang Selalu Dinyanyikan

Kenapa Mars Organisasi yang Kuat Selalu Dimulai dari Lirik yang Tepat

Mars Bukan Sekadar Lagu Seremonial: Ini Alasan Kenapa Organisasi Modern Masih Membutuhkannya

Kenapa Institusi Menggunakan Hymne? Karena Nilai Tidak Cukup Dijelaskan, Harus Dinyanyikan

Lagu Sakral, Doa Bernada, atau Identitas yang Dinyanyikan?

Jingle yang Menempel di Kepala: Rahasia Branding yang Sering Diabaikan

Mood Musikal Sesuai Karakter Brand: Peran Jingle yang Nggak Bisa Diremehkan

Gunakan Nada Khas + Voice Unik: Kunci Jingle yang Nempel di Kepala

Jingle vs Voiceover vs Background Music: Fungsinya Beda!

Komposisi Musik yang Bisa Meningkatkan Efektivitas Iklan Anda

Jingle dan Algoritma: Kolaborasi Unik di Era Digital

Proses Kreatif dari Ide → Sketch Musik → Voice → Final Mix dalam Pembuatan Jingle

Apa yang Terjadi Saat Brand Gak Punya Jingle?

Kenapa Kita Masih Ingat Jingle Iklan Tahun 90an? Ini Alasannya

Algoritma Media Sosial Mendukung Konten Audio yang Kuat

Jingle yang Menarik Perhatian dalam Detik Pertama